Nuffnang Advertise

Jumat, 13 Juli 2012

KEBAKARAN di RUMAH PULO GADUNG

Hari kamis 12 Juni 2012,
Satu orang tewas ( dan empat orang terluka akibat kebakaran di rumah milik Karyadi (Paman Saya), Di Jalan Kayu Manis Timur, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/7). Para korban mencoba menyelamatkan diri dari korbaran api, dengan melompat dari lantai tiga rumahnya.


Diduga, kebakaran dipicu hubungan pendek arus listrik di ruang tamu. Percikan api menyambar barang yang mudah terbakar dan menimbulkan asap pekat. 


Maren dan Vitala yang saat itu berada dalam kamar di lantai dua pingsan akibat kamar mereka dipenuhi asap. Situasi itu membuat penghuni lain panik dan berhamburan ke lantat tiga. Lantas mereka melompat, untuk menyelamatkan diri.


Seorang korban lain pingsan, hingga petugas pemadam pun kebakaran melarikannya ke rumah sakit terdekat. Diduga ia terlalu banyak menghirup asap saat api melalap rumahnya.


Di Rumah Sakit Mediros, Jakarta Timur, Nurwahid tak bisa menahan kesedihannya saat meyaksikan jasad istrinya. Korban sempat ditangani tim medis, namun nyawanya tak bisa diselamatkan,


Rumah tiga lantai milik anggota Polisi Militer (PM) TNI AD di Jalan Kayu Mas Timur, Pulogadung, Jakarta Timur diamuk api. Kebakaran yang terjadi Kamis (12/7) siang ini merenggut nyawa ibu satu anak, kakak ipar pemilik rumah.
Marem, 40, kakak ipar Pelda (Pembantu Letnan Dua) Karyadi, 50, juga pengusaha peternakan ayam, menemui ajal di kolong ranjang. Diduga ibu satu anak ini tewas karena gagal menyelamatkan diri dan ia menghirup asap tebal.
Kebakaran itu terjadi sekitar Pk. 12:30. Tidak hanya meminta nyawa Marem, musibah ini juga membuat Larasati, 11, anak Karyadi menderita patah tulang pinggang. Selain itu, Yasim, 32, pekerja bagian mencabuti bulu ayam, mengalami patah kaki.
Saat kejadian, Karyadi tengah mandi. Istrinya, Ny. Suryani, kakak Marem, sibuk melayani pembeli di toko, tak jauh dari rumah yang terbakar.
Bangunan berlantai tiga itu dihuni dua anak Pak Tentara, yakni Larasati, dan Yuswindu, 6, iparnya, Marem. Ada juga kerabat yang bekerja mencabuti bulu ayam. Mereka, yaitu Yasim dan Mistia, 36, serta Vitala, 19, sekertaris Karyadi.
Suryo, tetangga, mengaku semula tak melihat api di rumah Karyadi. Hanya saja, asap tebal keluar dari lantai dua rumah tersebut. Tak lama, Karyadi keluar rumah. Bertelanjang dada, anggota PM ini berteriak minta pertolongan.
“Ternyata api ada di lantai satu dan penghuni terjebak di lantai dua. Kami berupaya menolong dengan menyiram air ke rumah itu,” kata Suryo. Satu per satu keluarga Karyadi keluar dengan melompat dari lantai dua belakang rumah.
Mereka jatuh menimpa rumah warga, namun selamat. Larasati dan Yasim mengalami patah tulang di pinggang dan kaki, sedang Yuswindu dan Mistia luka memar di seluruh tubuh. Keempatnya dilarikan ke RS Mediros Pulogadung.
INi Vitala, Salah satu korban yang selamat
Keadaan rumah setelah api berhasil dipadam kan...

advertisement