Nuffnang Advertise

Senin, 29 April 2013

Secawan Madu

Secawan madu yang kuberikan
tapi mengapa kau tumpahkan
kau bangun cinta yang menjanjikan
dirimu pula yang menghancurkan

tega-teganya ketulusanku
kau balas dengan kecuranganmu

pandainya engkau bersilat lidah
cinta bagimu hanyalah senjata

semula ku mengagumi
sikap dan ketulusanmu
hingga diriku jatuh terbuai
dalam bujuk dan rayu

ketika pintu hatiku
telah terbuka untukmu
ternyata aku engkau jadikan
hanya koleksi cintamu

perih sungguh perih
bak tertusuk seribu duri 

Secawan madu yang kuberikan
tapi mengapa kau tumpahkan
kau bangun cinta yang menjanjikan
dirimu pula yang menghancurkan
tega-teganya ketulusanku
kau balas dengan kecuranganmu



advertisement