Nuffnang Advertise

Tampilkan postingan dengan label cerita Pribadiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita Pribadiku. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2015

Ciri-ciri wanita yang patut dijadikan istri

Baru saja membaca postingan sebelah, saran buat para agan2 yang masih jomblo supaya tidak menyesal dalam mencari pilihan pendamping hidup lebih baik perhatikan ke 9 ciri-ciri wanita yang patut dijadikan istri:

1. Tidak Hanya Cantik Luar Saja Tetapi Cantik Kepribadiannya
Bukan hanya kecantikan fisik seorang wanita saja yang harus diperhatikan tetapi perhatikanlah pribadinya, apakah secantik fisiknya ? jika wanita tersebut juga memiliki kepribadian yang baik maka anda para pria patut mempertimbangkan wanita tersebut untuk dijadikan istri.

2. Menghormati orang lain
Wanita yang memiliki rasa hormat kepada orang lain sangat pantas untuk anda jadikan istri karena tanpa disadari wanita yang mempunyai sifat seperti ini juga akan menghormati anda nantinya.

3. Sederhana Tetapi menarik
Tidak perlu pakaian yang mewah untuk menjadi cantik apalagi make up yang berlebihan, cukup pakaian yang sederhana namun pantas dan sopan.

4. Setia
Wanita yang memiliki sifat setia sangat cocok dijadikan istri karena mereka bisa menjaga kepercayaan yang anda berikan. Selain itu, wanita yang setia juga akan tetap mendampingi pasangannya untuk menghadapi masalah bersama-sama.

5. Percaya diri
Wanita yang memiliki rasa percaya diri akan merasa bangga menjadi dirinya sendiri dan bisa hidup bersama seseorang yang dicintainya. 

6. Mandiri
Wanita mandiri bisa berdiri sendiri walaupun tanpa ada anda disampingnya. Tipe wanita seperti ini sangat pantas untuk anda jadikan istri karena mereka bisa diandalkan, tidak manja dan sosok yang tegar.

7. Tidak mencintai harta dan status sosial
mencari istri sebaiknya hindari wanita yang hanya mencintai harta dan status sosial anda saja karena hal ini hanya akan membuat hubungan menjadi tidak awet, kalau uang habis maka habis juga cinta sang wanita.

8. Mengetahui kapan untuk berbicara dan diam
Pria sangat benci dengan wanita yang cerewet karena mereka sangat menyebalkan. Wanita yang cocok untuk anda jadikan istri bukannya mereka yang selalu mendominasi pembicaraan tetapi wanita yang tahu kapan untuk berbicara dan tahu kapan waktunya untuk diam. Selain itu tipe wanita yang seperti ini biasanya pintar menjaga rahasia pasangan dan tahu batasan yang mana harus diceritakan kepada teman dan yang mana yang tidak etis untuk diceritakan.

9. Taat beragama
Siapa yang tak suka dengan wanita yang cantik, sholeha serta taat didalam beragama. Wanita yang taat pada agama juga menunjukkan bahwa si wanita juga akan taat kepada pasangannya.

Senin, 01 September 2014

6 Tipe Wanita Yang Tidak Disarankan Untuk Dinikahi

Anda mau menikah? Sebaiknya Anda tidak menikahi 6 tipe wanita ini. Sebab hidup Anda bisa runyam, kacau, bahkan penuh masalah. Kebahagiaan di dunia susah didapat, apalagi kebahagiaan di akhirat.

1. Wanita yang suka pamer aurat
Hindarilah menikah dengan wanita yang suka memamerkan auratnya. Selain membuat Anda was-was dan dibakar cemburu ketika menjadi suaminya, hidup Anda juga tidak tenang karena ia akan sering digoda atau menggoda laki-laki lain.
Selain itu, sebagai suami, Anda akan dituntut pertanggungjawaban di hadapan Allah dalam aspek mendidik istri. Jika istri Anda berubah setelah menikah dengan menutup aurat secara sempurna, mungkin itu adalah keberhasilan Anda. Tetapi jika ia tidak berubah setelah menikah dan hingga meninggal dunia, ia tercatat sebagai su’ul khatimah. Bukankah dengan menikah, kita ingin suami istri menjadi pasangan penuh cinta di dunia dan menjadi pasangan abadi di surga?

2. Wanita yang suka pamer harta
Ada wanita-wanita tertentu yang suka memamerkan hartanya. Dan biasanya, selain memamerkan hartanya, ia juga menghina orang lain yang tidak sekaya dirinya atau tidak memiliki barang-barang seperti kepunyaannya. Padahal, apa yang dipamerkannya itu adalah milik atau pemberian orang tuanya.
Misalnya di SMA, ia suka memamerkan HP-nya yang selalu baru. Begitu ada merek yang keluar, ia segera memilikinya. Ia juga mengolok-olok dan menghina teman yang HP-nya jadul.
Contoh lain, saat kuliah ia membawa mobil dan memakai perhiasan. Ia memamerkan hal itu dan tidak mau berteman dengan mahasiswi lain yang hanya naik kendaraan umum atau membawa motor ke kampus.
Wanita yang suka pamer seperti ini, ketika suaminya tidak kaya, maka ia akan membuat suaminya terbebani dengan banyak tuntutan. Kalaupun suaminya kaya, bukan berarti tidak ada masalah. Sebab ia akan menggerogoti harta suaminya demi gengsinya dan membuat suami tidak tenang karena ia menciptakan jarak sosial dengan tetangga, bahkan menyakiti mereka. Suami yang tadinya orang shalih, bisa terbawa dicap buruk atau bahkan dimusuhi.
Di akhirat, orang yang sombong sangat merugi. Disebutkan dalam hadits Nabi, orang yang sombong tidak akan masuk surga. Bahkan, meskipun kesombongannya itu seberat dzarrah; seberat biji sawi atau seberat debu. Nah, jika istri masuk neraka karena kesombongannya dan suami masuk surga karena keshalihannya, bukankah ini berarti tujuan pernikahan tidak tercapai. Sebab kita menikah dengan cita-cita sakinah mawaddah wa rahmah di dunia, berbahagia selamanya di surga.

3. Wanita yang durhaka pada orang tua
Jangan pernah menikahi wanita yang durhaka kepada orang tuanya. Tandanya, ia sering berkata kasar pada orang tuanya, sering menyakiti mereka, sulit diperintah oleh mereka, bahkan sering membuat mereka menangis dan menderita.
Mengapa? Sebab wanita yang durhaka pada orang tuanya, sulit menjamin bahwa ia bisa menjadi istri yang taat pada suaminya. Wanita yang durhaka pada orang tuanya, ia juga dikhawatirkan durhaka kepada suaminya.
Dan yang hampir pasti, kalau kepada orang tuanya saja ia durhaka, ia juga tidak akan bisa berlaku baik pada mertuanya. Maukah kita, saat orang tua kita sudah demikian lanjut usia, justru hati mereka kerap terluka karena istri kita? Maukah kita, tahun-tahun terakhir kehidupan orang tua kita justru menderita karena kita salah memilih wanita?

4. Wanita yang suka pacaran
Ada wanita-wanita yang ketika di SMA atau kuliah suka berdekatan dengan lawan jenis, membangun hubungan, berpacaran. Yang lebih parah lagi, ada wanita yang suka ganti-ganti pacar. Wanita seperti ini sebaiknya tidak Anda pilih sebagai istri. Mengapa? Sebab mereka menunjukkan bahwa dirinya tidak dapat menjaga kehormatannya sebagai wanita mulia. Ia yang seharusnya tidak disentuh siapapun kecuali suaminya, ternyata membiarkan dirinya disentuh orang yang diharamkan agama menyentuhnya.
Jika wanita seperti ini Anda utamakan sebagai istri, bisa jadi Anda akan menyesal di kemudian hari ketika ia mengulangi kesukaannya tersebut. Ia menyukai orang lain, mengaguminya dan kemudian menjalin hubungan cinta dengannya. Kalau sudah bertaubat, tentu masalahnya lain. Kendati demikian, memperistri wanita yang suka pacaran tetap memiliki resiko. Bisa jadi di saat ia telah berubah menjadi baik dan setia, lelaki yang tidak bisa melupakannya dan ingin kembali memilikinya menggunakan banyak cara untuk ‘merebut’-nya. Apalagi di zaman sekarang yang segalanya bisa terfoto, terekam, tersebar. Hati suami manapun pasti tidak bisa tenang saat lembaran hitam istrinya dibuka orang lain.

5. Wanita yang suka mengeluh
Ada wanita-wanita yang hobinya mengeluh. Ia tidak mensyukuri apa yang diberikan Allah kepadanya, justru mengeluhkan kondisinya karena membandingkan dengan orang lain yang ia nilai lebih. Wanita yang suka mengeluh ini umumnya dapat diketahui dari teman atau keluarganya.

Ia mengeluh dan mendemonstrasikan kekecewaannya telah terlahir di keluarga miskin, misalnya. Ia mengeluh orang tuanya tidak mampu membelikan HP baru dia mengeluhkan makanannya padahal makanan itu adalah makanan terbaik yang bisa diberikan kedua orang tuanya. Ia mengeluhkan panas yang begitu terik, menurutnya. Ia juga mengeluh saat musim hujan tiba. Pendek kata, ia mengeluh pada hampir setiap kondisi.

Wanita seperti ini, jika Anda nikahi, maka ia akan membuat hidup Anda susah. Bahkan bisa mengurangi atau menghilangkan kekhusyu’an dalam ibadah. Karena keluhannya akan terus terdengar sepanjang hari. Kebaikan yang selalu Anda berikan dibalasnya dengan keluhan. Bahwa ini kurang begini, itu tidak semestinya begitu, dan seterusnya.

6. Wanita pemarah 
Wanita yang suka mengeluh merupakan salah satu masalah dalam kehidupan rumah tangga. Namun wanita pemarah lebih dashyat lagi menimbulkan masalah dalam keluarga tersebut.

Tipe wanita pemarah bisa dilihat di lingkungannya. Baik saat ia di rumah bersama orang tua dan saudaranya, di kampus bersama teman-teman kuliahnya, atau ketika bepergian. Ia mudah tersulut emosi, dan keinginannya minta selalu dipenuhi.

Di rumah, jika seorang wanita sering berteriak kepada orang tuanya, maka itu adalah petanda ia pemarah. Jika ia berani membentak orangtuanya, maka level pemarahnya lebih tinggi lagi dan seyogyanya Anda jauhi, jangan dijadikan istri.

Bukannya kebahagiaan yang didapat, beristrikan wanita pemarah, hidup suami justru menderita. Ketika suami mengalah, ia akan menjadi sasaran kemarahan. Jika suami sama-sama kuat, maka rumah tangga bisa berubah menjadi arena perdebatan dan permusuhan. Terkikislah kedamaian. [Muchlisin BK] 

Jumat, 25 April 2014

Hal buruk istri harus dihindari

1. Jorok alias gak bisa jaga kebersihan bagian kewanitaannya.. Atau organ intimnya bisa gaswat tuw... Bisa2 jadi penyakit nyusahin diri sendri.
2. Dekil, item jarang mandi gak pernah mandi.
3. Kumel, gak pernah perawatan
4. Bau mulut nya seperti bantar gebang dibawa² kmana2 hadehhh siap2 deh denger berita gak
5. Bau badan apek, rupa rupa gak ada wangi2 nya gimana mau nyium kalo bau... Suami pasti jijik kali nyium baunya.
6. Malesan kerjaannya cuma tidur ngangkang doank bisanya gemukin dah tuw kayak kebo badannya.
7. Gak bisa masak.
8. Gak bisa cuci piring.
9. Gak bisa ngasuh / mendidik anak.
10. Gak bisa atur uang / boros.
11. Ngerokok alias bakar duit kagak berenti... Ampe paru2 nya jeboll
12. Omongannya kasar masuk golongan binatang seperti ( anj**g, bab*, kampr**t, dll), suka ngatain kasar ceplas-ceplos.

Ya klo ada yang nambahin silahkan....
Apa bila ada beberapa yg memiliki sifat yg saya sebutkan diatas lebih baik dibuang jauh2 dan mulai perbaiki diri... Toh gak rugi kebiasaaan buruk dihilangkan... Yang untung kita2 juga koq bukan orang lain, kalo sudah punya anak bisa dilatih dari sedini mungkin untuk melakukan pekerjaan rumah.. Yg wajib untuk dipahami dan dimengerti...

Jumat, 28 Maret 2014

Untuk Orang tua

Maaf…karena belum bisa mengukir bahagia di wajah tua mu.
Maaf…karena belum bisa menanam bangga didalam hatimu

Maaf…Tuk semua air mata yg kau tumpahkan karena ku.
Maaf…karena belum mampu menghapus beban ditubuh lelahmu.

Terimakasih ibu, untuk cinta dan ketulusan do’a mu.
Aku sayang IBU…
Sampai aku bisa seperti ini itu semua dari pembelajaramu..
Mudah-mudah tahun ini menjadi berkah bagi keluarga kita.

_ Mario Quotes

Sabtu, 01 Maret 2014

10 (sepuluh) sikap Hal Yang HArus dihindari Oleh Istri


1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna

Sebelum menikah, seorang wanita membayangkan pernikahan yang begitu indah, kehidupan yang sangat romantis sebagaimana ia baca dalam novel maupun ia saksikan dalam sinetron-sinetron.

Ia memiliki gambaran yang sangat ideal dari sebuah pernikahan. Kelelahan yang sangat, cape, masalah keuangan, dan segudang problematika di dalam sebuah keluarga luput dari gambaran nya.

Ia hanya membayangkan yang indah-indah dan enak-enak dalam sebuah perkawinan.

Akhirnya, ketika ia harus menghadapi semua itu, ia tidak siap. Ia kurang bisa menerima keadaan, hal ini terjadi berlarut-larut, ia selalu saja menuntut suaminya agar keluarga yang mereka bina sesuai dengan gambaran ideal yang senantiasa ia impikan sejak muda.

Seorang wanita yang hendak menikah, alangkah baiknya jika ia melihat lembaga perkawinan dengan pemahaman yang utuh, tidak sepotong-potong, romantika keluarga beserta problematika yang ada di dalamnya.

2. Nusyus (tidak taat kepada suami)

Nusyus adalah sikap membangkang, tidak patuh dan tidak taat kepada suami. Wanita yang melakukan nusyus adalah wanita yang melawan suami, melanggar perintahnya, tidak taat kepadanya, dan tidak ridha pada kedudukan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah tetapkan untuknya.

Nusyus memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah:

1. Menolak ajakan suami ketika mengajaknya ke tempat tidur, dengan terang-terangan maupun secara samar.

2. Mengkhianati suami, misalnya dengan menjalin hubungan gelap dengan pria lain.

3. Memasukkan seseorang yang tidak disenangi suami ke dalam rumah

4. Lalai dalam melayani suami

5. Mubazir dan menghambur-hamburkan uang pada yang bukan tempatnya

6. Menyakiti suami dengan tutur kata yang buruk, mencela, dan mengejeknya

7. Keluar rumah tanpa izin suami

8. Menyebarkan dan mencela rahasia-rahasia suami.



Seorang istri shalihah akan senantiasa menempatkan ketaatan kepada suami di atas segala-galanya. Tentu saja bukan ketaatan dalam kedurhakaan kepada Allah, karena tidak ada ketaatan dalam maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia akan taat kapan pun, dalam situasi apapun, senang maupun susah, lapang maupun sempit, suka ataupun duka. Ketaatan istri seperti ini sangat besar pengaruhnya dalam menumbuhkan cinta dan memelihara kesetiaan suami.



3. Tidak menyukai keluarga suami

Terkadang seorang istri menginginkan agar seluruh perhatian dan kasih sayang sang suami hanya tercurah pada dirinya. Tak boleh sedikit pun waktu dan perhatian diberikan kepada selainnya. Termasuk juga kepada orang tua suami. Padahal, di satu sisi, suami harus berbakti dan memuliakan orang tuanya, terlebih ibunya.

Salah satu bentuknya adalah cemburu terhadap ibu mertuanya. Ia menganggap ibu mertua sebagai pesaing utama dalam mendapatkan cinta, perhatian, dan kasih sayang suami. Terkadang, sebagian istri berani menghina dan melecehkan orang tua suami, bahkan ia tak jarang berusaha merayu suami untuk berbuat durhaka kepada orang tuanya. Terkadang istri sengaja mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang tua dan keluarga suami, atau membesar-besarkan suatu masalah, bahkan tak segan untuk memfitnah keluarga suami.

Ada juga seorang istri yang menuntut suaminya agar lebih menyukai keluarga istri, ia berusaha menjauhkan suami dari keluarganya dengan berbagai cara.

Ikatan pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah lembaga pernikahan, namun juga ‘pernikahan antar keluarga’. Kedua orang tua suami adalah orang tua istri, keluarga suami adalah keluarga istri, demikian sebaliknya. Menjalin hubungan baik dengan keluarga suami merupakan salah satu keharmonisan keluarga. Suami akan merasa tenang dan bahagia jika istrinya mampu memposisikan dirinya dalam kelurga suami. Hal ini akan menambah cinta dan kasih sayang suami.



4. Tidak menjaga penampilan

Terkadang, seorang istri berhias, berdandan, dan mengenakan pakaian yang indah hanya ketika ia keluar rumah, ketika hendak bepergian, menghadiri undangan, ke kantor, mengunjungi saudara maupun teman-temannya, pergi ke tempat perbelanjaan, atau ketika ada acara lainnya di luar rumah. Keadaan ini sungguh berbalik ketika ia di depan suaminya. Ia tidak peduli dengan tubuhnya yang kotor, cukup hanya mengenakan pakaian seadanya: terkadang kotor, lusuh, dan berbau, rambutnya kusut masai, ia juga hanya mencukupkan dengan aroma dapur yang menyengat.

Jika keadaan ini terus menerus dipelihara oleh istri, jangan heran jika suami tidak betah di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar ketimbang di rumah. Semestinya, berhiasnya dia lebih ditujukan kepada suami Janganlah keindahan yang telah dianugerahkan oleh Allah diberikan kepada orang lain, padahal suami nya di rumah lebih berhak untuk itu.

5. Kurang berterima kasih

Tidak jarang, seorang suami tidak mampu memenuhi keinginan sang istri. Apa yang diberikan suami jauh dari apa yang ia harapkan. Ia tidak puas dengan apa yang diberikan suami, meskipun suaminya sudah berusaha secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan keinginan-keinginan istrinya.

Istri kurang bahkan tidak memiliki rasa terima kasih kepada suaminya. Ia tidak bersyukur atas karunia Allah yang diberikan kepadanya lewat suaminya. Ia senantiasa merasa sempit dan kekurangan. Sifat qona’ah dan ridho terhadap apa yang diberikan Allah kepadanya sangat jauh dari dirinya.

Seorang istri yang shalihah tentunya mampu memahami keterbatasan kemampuan suami. Ia tidak akan membebani suami dengan sesuatu yang tidak mampu dilakukan suami. Ia akan berterima kasih dan mensyukuri apa yang telah diberikan suami. Ia bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan Allah kepadanya, dengan bersyukur, insya Allah, nikmat Allah akan bertambah.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.”

6. Mengingkari kebaikan suami

“Wanita merupakan mayoritas penduduk neraka.”

Demikian disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam setelah shalat gerhana ketika terjadi gerhana matahari.

Ajaib !! wanita sangat dimuliakan di mata Islam, bahkan seorang ibu memperoleh hak untuk dihormati tiga kali lebih besar ketimbang ayah. Sosok yang dimuliakan, namun malah menjadi penghuni mayoritas neraka. Bagaimana ini terjadi?

“Karena kekufuran mereka,” jawab Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ketika para sabahat bertanya mengapa hal itu bisa terjadi. Apakah mereka mengingkari Allah?

Bukan, mereka tidak mengingkari Allah, tapi mereka mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah diperbuat suaminya. Andaikata seorang suami berbuat kebaikan sepanjang masa, kemudian seorang istri melihat sesuatu yang tidak disenanginya dari seorang suami, maka si istri akan mengatakan bahwa ia tidak melihat kebaikan sedikitpun dari suaminya. Demikian penjelasan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari (5197).

Mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan suami!!

Inilah penyebab banyaknya kaum wanita berada di dalam neraka. Mari kita lihat diri setiap kita, kita saling introspeksi , apa dan bagaimana yang telah kita lakukan kepada suami-suami kita?

Jika kita terbebas dari yang demikian, alhamdulillah. Itulah yang kita harapkan. Berita gembira untukmu wahai saudariku.

Namun jika tidak, kita (sering) mengingkari suami, mengingkari kebaikan-kebaikannya,  maka berhati-hatilah dengan apa yang telah disinyalir oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bertobat,  satu-satunya pilihan utuk terhindar dari pedihnya siksa neraka. Selama matahari belum terbit dari barat, atau nafas telah ada di kerongkongan,  masih ada waktu untuk bertobat. Tapi mengapa mesti nanti? Mengapa mesti menunggu sakaratul maut?

Janganlah engkau katakan besok dan besok wahai saudariku; kejarlah ajalmu,  bukankah engkau tidak tahu kapan engkau akan menemui Robb mu?

“Tidaklah seorang isteri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan isterinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): “Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami begimu hanyalah seorang tamu yang bisa segera berpisah dengan kamu menuju kami.” (HR. At Tirmidzi, hasan)

Wahai saudariku, mari kita lihat, apa yang telah kita lakukan selama ini , jangan pernah bosan dan henti untuk introspeksi diri,  jangan sampai apa yang kita lakukan tanpa kita sadari membawa kita kepada neraka, yang kedahsyatannya tentu sudah Engkau ketahui.

Jika suatu saat, muncul sesuatu yang tidak kita sukai dari suami; janganlah kita mengingkari dan melupakan semua kebaikan yang telah suami kita lakukan.

“Maka lihatlah kedudukanmu di sisinya. Sesungguhnya suamimu adalah surga dan nerakamu.” (HR.Ahmad)

7. Mengungkit-ungkit kebaikan

Setiap orang tentunya memiliki kebaikan, tak terkecuali seorang istri. Yang jadi masalah adalah jika seorang istri menyebut kebaikan-kebaikannya di depan suami dalam rangka mengungkit-ungkit kebaikannya semata.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” [Al Baqarah: 264]

Abu Dzar radhiyallahu ‘Anhu meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Ada tiga kelompok manusia dimana Allah tidak akan berbicara dan tak akan memandang mereka pada hari kiamat. Dia tidak mensucikan mereka dan untuk mereka adzab yang pedih.”

Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya sebanyak tiga kali.” Lalu Abu Dzar bertanya, “Siapakah mereka yang rugi itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang menjulurkan kain sarungnya ke bawah mata kaki (isbal), orang yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya dan orang yang suka bersumpah palsu ketika menjual. ” [HR. Muslim]

8. Sibuk di luar rumah

Seorang istri terkadang memiliki banyak kesibukan di luar rumah. Kesibukan ini tidak ada salahnya, asalkan mendapat izin suami dan tidak sampai mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya.

Jangan sampai aktivitas tersebut melalaikan tanggung jawab nya sebagai seorang istri. Jangan sampai amanah yang sudah dipikulnya terabaikan.

Ketika suami pulang dari mencari nafkah, ia mendapati rumah belum beres, cucian masih menumpuk, hidangan belum siap, anak-anak belum mandi, dan lain sebagainya. Jika hni terjadi terus menerus, bisa jadi suami tidak betah di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar atau di kantor.

9. Cemburu buta

Cemburu merupakan tabiat wanita, ia merupakan suatu ekspresi cinta. Dalam batas-batas tertentu, dapat dikatakan wajar bila seorang istri merasa cemburu dan memendam rasa curiga kepada suami yang jarang berada di rumah. Namun jika rasa cemburu ini berlebihan, melampaui batas, tidak mendasar, dan hanya berasal dari praduga; maka rasa cemburu ini dapat berubah menjadi cemburu yang tercela.

Cemburu yang disyariatkan adalah cemburunya istri terhadap suami karena kemaksiatan yang dilakukannya, misalnya: berzina, mengurangi hak-hak nya, menzhaliminya, atau lebih mendahulukan istri lain ketimbang dirinya. Jika terdapat tanda-tanda yang membenarkan hal ini, maka ini adalah cemburu yang terpuji. Jika hanya dugaan belaka tanpa fakta dan bukti, maka ini adalah cemburu yang tercela.

Jika kecurigaan istri berlebihan, tidak berdasar pada fakta dan bukti, cemburu buta, hal ini tentunya akan mengundang kekesalan dan kejengkelan suami. Ia tidak akan pernah merasa nyaman ketika ada di rumah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, kejengkelannya akan dilampiaskan dengan cara melakukan apa yang disangkakan istri kepada dirinya.

10. Kurang menjaga perasaan suami

Kepekaan suami maupun istri terhadap perasaan pasangannya sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya konflik, kesalahpahaman, dan ketersinggungan. Seorang istri hendaknya senantiasa berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya agar tidak menyakiti perasaan suami, ia mampu menjaga lisannya dari kebiasaan mencaci, berkata keras, dan mengkritik dengan cara memojokkan. Istri selalu berusaha untuk menampakkan wajah yang ramah, menyenangkan, tidak bermuka masam, dan menyejukkan ketika dipandang suaminya.

Demikian beberapa kesalahan-kesalahan istri yang terkadang dilakukan kepada suami yang seyogyanya kita hindari agar suami semakin sayang pada setiap istri. Semoga keluarga kita menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah.

amin…

Jumat, 07 Februari 2014

5 Hal Mengapa Posesif Rusak Hubungan

Posesif merupakan perhatian yang berlebihan alias Lebay. Posesif dinilai sebagai kebiasaan buruk karena dapat merugikan diri sendiri maupun pasangan.


Ainy Fauziyah, seorang motivator dan pelatih kepemimpinan, mengatakan tak ada hal positif bagi pribadi posesif. Meski begitu, terkadang posesif diartikan sebagai bentuk rasa sayang kepada pasangan.


"Ego cenderung lebih kuat pada pribadi posesif, jangan hanya memahaminya sebagai bukti sayang," Ainy menjelaskan kepada Tempo, Selasa, 4 Januari 2014.


Pribadi posesif justru memperkeruh hubungan Anda dengan pasangan. Berikut ini beberapa efek negatif bagi pribadi posesif:


- Hidup tidak tenang

Orang posesif tidak pernah mengalami ketenangan. Hal ini disebabkan karena kecenderungannya yang selalu khawatir dengan pasangan. Misalnya, selalu ingin tahu apa yang dilakukan pasangan.


- Kurangnya kepercayaan terhadap pasangan

Dengan pribadi posesif, Anda tentu tidak memiliki kepercayaan kepada pasangan. Pasangan akan merasa Anda kurang menghargainya. Hal ini juga dapat memicu pasangan tidak percaya pada Anda.


- Tidak fokus bekerja

Orang posesif selalu memikirkan pribadinya dan pasangan. Pikirannya hanya dipenuhi kekhawatiran terhadap pasangan. Hal ini menyebabkannya tidak dapat fokus dalam bekerja.


- Emosi yang meledak-ledak

Emosinya akan meledak jika kekhawatiran seorang posesif tidak terjawab. Hal ini akan memicunya bertutur kasar terhadap pasangan.

- Nyusahin Diri Sendiri,
Setiap Keingin tahuan itu pasti ada yang dikorbankan dengan berbagai cara pasti dilakukan untuk mengetahui sedang apa dirinya... Entah minta password  atau diam diam hack akun akun media socialnya...

Jalin hubungan dengan berlandaskan kepercayaan itu lebih awet alias langgeng...
Kuncinya cuma 1 cintai pasanganmu ibaratkan seperti kuku, meskipun dipotong besok pasti akan tumbuh lagi... cinta itu tak selama nya abadi, adakalanya kita bersedih dan adakalanya kita berbahagia....

Kamis, 02 Januari 2014

AKAN KU AKHIRI SEMUA SANDIWARA INI

SEMOGA INI JALAN TERBAIK
SEMOGA INI AKAN JADI AWAL YANG INDAH
SEMOGA AKU TIDAK SALAH JALAN LAGI
SEMOGA INI SUDAH JADI AKHIR DARI PENDERITAAN INI.

WAHAI ENGKAU MAHA PENCIPTA DAN PENGATUR SEGALA NYA...
BERIKAN HAMBA MU INI PETUNJUK JALAN YANG BENAR...
AMIEN...

Sabtu, 05 Oktober 2013

Tips saat kita CEMBURU

Agan2 Pernah Ngerasaen Cemburu?? Ini Gan Beberapa Masukan Dari Ane Kalo Kita Diserang Gejala Yang Namanya Cemburu..
Semoga Bermanfaat..

1. Saat Melihat Pacar/Mantan Ngobrol Akrab Dengan Orang Lain.
GA BOLEH : Langsung nyamperin, marah-marah kayak orang bego,bawa senjata rakitan, ngancem-ngancem mau nembak ato mutilasi orang yang ngobrol sama pacar/mantan kamu.
BOLEH : Nyamperin, memperkenalkan diri dengan ramah. Siapa tahu dia investor kaya raya dan mau bayarin kamu untuk bikin usaha ternak lele? Jangan sembarangan ngamuk-ngamuk sama orang lah.

2. Saat Melihat SMS Mesra dari Orang Lain di HP Pacar/Mantan Kamu.
GA BOLEH : Ngebanting HP pacar/mantan kamu trus kamu lindes pake mobil, Pas si Doi minta ganti, Kamu langsung bikin trhread jual diri di FJB buat ganti hape si Doi.
BOLEH :  Kalo dia pacar kamu, boleh deh nanya kenapa ada sms kayak gitu, sambil pasang tampang mintak dikasihani,Tapi nanyanya harus baik-baik.. Kalo dia mantan kamu, kamu gak boleh ngapa-ngapain. Apa urusan kamu sama isi HP-nya dia. Gimana sih.



3. Saat Melihat Mantan Kamu Pake Baju Couple Sama Pacar Barunya .
GA BOLEH : Nyamperin mereka berdua bawa obor trus ngebakar baju mereka.
BOLEH :  Menyapa Mereka, trus katain " Ih norak banget sih pake baju couple…Hihihihihi " Trus nangis dalam hati.

4. Saat Melihat Pacar/Mantan Kamu Dipeluk Sama Orang Lain .
GA BOLEH :
Mengira kalo mereka itu kayak kopi ama gula,, kamu tiba2 langsung pengen nyiram mereka pake aer panas
BOLEH :
Melihat dari kejauhan, mata melotot, hidung kembang-kempis, detak jantung ga beraturan, sambil nyobek2 apa aja yang ada disekitar mu.


5. Saat Melihat Pacar/Mantan Kamu Dicium Sama Orang Lain 
GA BOLEH : Membunuh mereka berdua. Nanti kamu masuk penjara. Kamu juga gak boleh bunuh diri. Nanti kamu mati.
BOLEH :  Apa ya? Terserah deh, asal bukan dua hal di atas. Apa gitu, nonton kartun yang lucu-lucu, menyantuni anak yatim, ngoleksi perangko, menemukan obat kanker. Banyak yang bisa dilakukan di dunia ini. Yukssc

Ingat Gan,, Bunuh Diri Itu " ALAY " Seberat Apapun Masalah Agan,, Konsultasikan Sama Orang2 Terdekat.

Jumat, 20 September 2013

Selamat Jalan Nenek

Senin 16 September 2013, pukul 17.20 wib,  telah berpulang ke rahmatullah menghadap sang ilahi Nenek  tercinta. mudah-mudahan semua amal ibadahnya dapat diterima di sisi - Nya...

Foto ini diambil terakhir pada saat acara keluarga di tempat sodara, sedang menggendong anaknya Sepupu...
Jika pada tanggal ini terdapat orang yang "Meninggal Dunia", maka "Selamatannya" dilakukan pada hari:
3 Hari —» Rabu Kliwon, 18 September 2013
7 Hari —» Minggu Wage, 22 September 2013
40 Hari —» Jum'at Pahing, 25 Oktober 2013
100 Hari —» Selasa Pahing, 24 Desember 2013
Mendhak (1 Tahun / 354 hari) —» Kamis Legi, 4 September 2014
Nyewu (1000 hari) —» Sabtu Pahing, 11 Juni 2016




Selasa, 27 Agustus 2013

Kisah Nyata Dari Salah satu artikel Cerita Teman.

Ini adalah kisah nyata yang akan menginspirasi kita semua, saya dapatkan dari sebuah notes di facebook bernama Rina Amalina. Semoga dapat menjadi pelajaran dan HIKMAH bagi kita semua.

****
Suamiku kini telah tiada dan penyesalanku yg terus ada. Ini adalah kisah nyata di kehidupanku. Seorang suami yg kucintai yang kini telah tiada. Begitu besar pengorbanan seorang suamiku pada keluargaku. Begitu tulus kasih sayangnya untukku dan anakku. Suamiku adalah seorang pekerja keras. Dia membangun segala yang ada di keluarga ini dari nol besar hingga menjadi seperti saat ini. Sesuatu yang kami rasa sudah lebih dari cukup.

Aku merasa sangat berdosa ketika teringat suamiku pulang bekerja dan aku menyambutnya dengan amarah,tak kuberikan secangkir teh hangat melainkan kuberikan segenggam luapan amarah.
Selalu kukatakan pada dia bahwa dia tak peduli padaku,tak mengerti aku,dan selalu saja sibuk dengan pekerjaannya.

Tapi kini aku tahu.
Semua ucapanku selama ini salah.dan hanya menjadi penyesalanku karena dia telah tiada. Temannya mengatakan padaku sepeninggal kepergiannya. Bahwa dia selalu membanggakan aku dan anakku di depan rekan kerjanya.

Dia berkata, “ Setiap kali kami ajak dia makan siang, mas Anwar jarang sekali ikut kalau tidak penting sekali, alasannya slalu tak jelas. Dan lain waktu aku sempat menanyakan kenapa dia jarang sekali mau makan siang, dia menjawab, “ Aku belum melihat istriku makan siang dan aku belum melihat anakku minum susu dengan riang.lalu bagaimana aku bisa makan siang.” Saat itu tertegun,aku salut pada suamimu. Dia sosok yang sangat sayang pada keluarganya. Suamimu bukan saja orang yang sangat sayang pada keluarga,tapi suamimu adalah sosok pemimpin yang hebat. Selalu mampu memberikan solusi-solusi jitu pada perusahaan.”

Aku menahan air mataku karena aku tak ingin menangis di depan rekan kerja suamiku. Aku sedih karena saat ini aku sudah kehilangan sosok yang hebat.
Teringat akan amarahku pada suamiku, aku selalu mengatakan dia slalu menyibukkan diri pada pekerjaan,dia tak pernah peduli pada anak kita. Namun itu semua salah. Sepeninggal suamiku. Aku menemukan dokumen2 pekerjaannya. Dan aku tak kuasa menahan tangis membaca di tiap lembar di sebuah buku catatan kecil di tumpukan dokumen itu, yang salah satunya berbunyi:

“Perusahaan kecil CV.Anwar Sejahtera di bangun atas keringat yang tak pernah kurasa. Kuharap nanti bukan lagi CV.Anwar Sejahtera, melainkan akan di teruskan oleh putra kesayanganku dengan nama PT. Syahril Anwar Sejahtera. Maaf nak, ayah tidak bisa memberikanmu sebuah kasih sayang berupa belaian. Tapi cukuplah ibumu yang memberikan kelembutan kasih sayang secara langsung. Ayah ingin lakukan seperti ibumu. Tapi kamu adalah laki-laki. Kamu harus kuat. Dan kamu harus menjadi laki-laki hebat. Dan ayah rasa,kasih sayang yang lebih tepat ayah berikan adalah kasih sayang berupa ilmu dan pelajaran. Maaf ayah agak keras padamu nak. Tapi kamulah laki-laki. Sosok yang akan menjadi pemimpin, sosok yang harus kuat menahan terpaan angin dari manapun. Dan ayah yakin kamu dapat menjadi seperti itu.”

Membaca itu, benar-benar baru kusadari.betapa suamiku menyayangi putraku. betapa dia mempersiapkan masa depan putraku sedari dini. Betapa dia memikirkan jalan untuk kebaikan anak kita.
Setiap suamiku pulang kerja. Dia selalu mengatakan, “ Ibu capai? Istirahat dulu saja”
Dengan kasar kukatakan, “ Ya jelas aku capai, semua pekerjaan rumah aku kerjakan. Urus anak, urus cucian, masak, ayah tahunya ya pulang datang bersih. titik.”

Sungguh,bagaimana perasaan suamiku saat itu. Tapi dia hanya diam saja. Sembari tersenyum dan pergi ke dapur membuat teh atau kopi hangat sendiri. Padahal kusadari. Beban dia sebagai kepala rumah tangga jauh lebih berat di banding aku. Pekerjaannya jika salah pasti sering di maki-maki pelanggan. Tidak kenal panas ataupun hujan dia jalani pekerjaannya dengan penuh ikhlas.

Suamiku meninggalkanku setelah terkena serangan jantung di ruang kerjanya.tepat setelah aku menelponnya dan memaki-makinya. Sungguh aku berdosa. Selama hidupnya tak pernah aku tahu bahwa dia mengidap penyakit jantung. Hanya setelah sepeninggalnya aku tahu dari pegawainya yang sering mengantarnya ke klinik spesialis jantung yang murah di kota kami. Pegawai tersebut bercerita kepadaku bahwa sempat dia menanyakan pada suamiku:
“Pak kenapa cari klinik yang termurah? Saya rasa bapak bisa berobat di tempat yg lebih mahal dan lebih memiliki pelayanan yang baik dan standar pengobatan yang lebih baik pula.”

Dan suamiku menjawab, “ Tak usahlah terlalu mahal. Aku cukup saja, aku ingin tahu seberapa lama aku dapat bertahan. Tidak lebih. Dan aku tak mau memotong tabungan untuk hari depan anakku dan keluargaku. Aku tak ingin gara-gara jantungku yang rusak ini mereka menjadi kesusahan. Dan jangan sampai istriku tahu aku mengidap penyakit jantung. Aku takut istriku menyayangiku karena iba. Aku ingin rasa sayang yang tulus dan ikhlas.”

Tuhan..Maafkan hamba Tuhan, hamba tak mampu menjadi istri yang baik. Hamba tak sempat memberikan rasa sayang yang pantas untuk suami hamba yang dengan tulus menyayangi keluarga ini. Aku malu pada diriku. Hanya tangis dan penyesalan yang kini ada.
Saya menulis ini sebagai renungan kita bersama. Agar kesalahan yang saya lakukan tidak di lakukan oleh wanita-wanita yang lain. Karena penyesalan yang datang di akhir tak berguna apa-apa. Hanyalah penyesalan dan tak merubah apa-apa.

Banggalah pada suamimu yang senantiasa meneteskan keringatnya hingga lupa membasuhnya dan mengering tanpa dia sadari.
Banggalah pada suamimu, karena ucapan itu adalah pemberian yang paling mudah dan paling indah jika suamimu mendengarnya.
Sambut kepulangannya di rumah dengan senyum dan sapaan hangat. Kecup keningnya agar dia merasakan ketenangan setelah menahan beban berat di luar sana.
Sambutlah dengan penuh rasa tulus ikhlas untuk menyayangi suamimu.
Selagi dia kembali dalam keadaan dapat membuka mata lebar-lebar.
Dan bukan kembali sembari memejamkan mata tuk selamanya.

Teruntuk suamiku.
Maafkan aku sayang.
Terlambat sudah kata ini ku ucapkan.
Aku janji pada diriku sendiri teruntukmu.
Putramu ini akan kubesarkan seperti caramu.
Putra kita ini akan menjadi sosok yang sepertimu.
Aku bangga padamu,aku sayang padamu.

Istrimu
Rina

Selasa, 23 Juli 2013

Kenapa Perselingkuhan Terjadi

Berhati-hatilah para Suami !!!
(teliti dulu istri suka selingkuh apa gak)

Alkisah di sebuah kampung ada seorang wanita yang hobby-nya suka sekali selingkuh. Pokoknya siapa aja diselingkuhin. Tukang tempe, tukang panci, tetangga sebelah, sodara jauh, dll, dll....jadi target selingkuhan dia. Padahal dia udah punya suami. Apes banget tu suami.
         Udah orangnya gak maca-macam, alim pula. Entah makan apa dapat istri kaya dia.Pepatah memang benar... sepandai-pandainya buronan nelarikan diri, akhirnya ketembak polisi juga....... begitulah dengan si istri. Pas suaminya mules lagi nyangkul di sawah dan buru-buru pulang ke rumah.... bagaikan disambar super geledek~dia menyaksikan istrinya tengah merem-melek indehoi sama tukang gali sumur (tetangga sebelah juga).
        Sang suami marah bukan kepalang, dan setelah si tukang gali sumur digebug sampaipenyok, sang suami ngomong sama istrinya. "Udah lah, sampai segini aja perkawinan kita, enyah lah dari rumahku...""Mas, maaf 1000x maaf mas, aku khilaf... beri aku kesempatan untuk tobat dan berubah.... Aku mohon...."Dasar sang suami orangnya sangat pemaaf, ilang deh murkanya meliat wajah si istri yang memelas seperti itu."OK, baik... tapi aku ingin bukti....""Begini aja mas. Kalo aku selingkuh lagi, aku akan menaruh sebutir kacang ijo didalam peti kita...""Baik.... aku setuju. Dan janji ya gak akan selingkuh lagi ......"Akhirnya kisah ini berlalu dan udah mulai dilupakan oleh si suami.....
      Dan untukmeningkatkan perekonomian keluarga, sang suami pergi merantau ke pulau lain mencari penghidupan yg lebih baik. Si istri tinggal dirumah.Setelah beberapa taun suami kerja di rantau, dan tiba-tiba di suatu hari si suami kembali dapat kabar yang bagaikan disambar gledek juga~tapi ini lain..... Sangistri mendadak meninggal dunia.Betapa sedihnya sang suami...
    walaupun banyak ngecewainnya, tapi bagaimanapun dia adalah tetap istri yang tersayang. Dan belakangan ini juga gak ada kabar-kabarmiring lagi tentang istrinya.Pulanglah si suami ke kampungnya menghadiri pemakaman istrinya. Setelah acara pemakaman di kamar, sang suami ingin melihat kembali apa isi peti yang dulu merupakan bagian janji mereka.Setelah dibuka....... betapa terkejut dan terharunya si suami, melihat isi peti itu. Penuh dengan uang yang jumlahnya cukup banyak."Berarti istriku memang benar-benar insaf", pikirnya...........
        Dan di balik tumpukan uang tersebut, ada sebuah amplop. Berisi sebuah surat. Surat Wasiat.........Dibuka dan dibacalah surat tersebut...... dan beginilah isinya...."Mas, sebelumnya aku minta maaf kalo kembali membuat mu kecewa sekali lagi. Maafya mas, maaf........ Ini duit aku berikan buat mas semuanya, terserah digunakanuntuk apa. ini untuk menebus dosaku mas.....
Duit dalam peti ini adalah Hasil penjualan Kacang Ijo di peti kita mas.... abiss.. kepenuhan sih...."

Jumat, 14 Desember 2012

Kisah Anak Kecil Yang Belajar Hidup di Metropolitan

Ini merupakan sebagian kecil dari kisah cerita kehidupan saya, saya hanya ingin  sekedar sedikit berbagi dan sharing betapa penting nya peranan orang tua dalam kehidupan anak dan masa depannya.
Sejak Tahun 1995 Orang tua saya sudah berpisah / bercerai berpisah 1 per 1 ( Ibu saya pergi mencari penghidupan sendiri2) mulai saat itu saya sudah mulai survival untuk belajar hidup sendiri atau bermandiri dalam menjalani kehidupan sehari mulai dari nyuci baju, ngepel lantai, bersih-bersih rumah, mulai belajar masak sendiri ketika itu umur saya masih 6 tahun menginjak ke 7 tahun, mulai belajar melakukan kegiatan yang baru, yang seharusnya belum dilakukan secara serius untuk dilakukan oleh saya pada waktu karena
Boleh dikatakan sebelum orang tua saya bercerai/berpisah saya adalah anak yang paling dimanja oleh orang tua saya, Mungkin karena saya adalah anak satu-satunya alias anak tunggal.
 Saya mau apa pasti keturutan tinggal ngomong dan tinggal bilang pasti orang tua saya membelikan sesuatu yang saya inginkan, masih ingat ketika ingin dibelikan sepeda kecil waktu, karena pada saat itu teman-teman saya yang sebaya dengan saya sudah memiliki sepeda dan bisa menaiki sepeda, tapi saya belum.
Saat sore hari ngomong pelan-pelan sama bapak ketika duduk santai di teras rumah sambil berbisik pelan kedekat teling bapak sambil merayu masih selalu ingat pada saat itu " Bapak saya mau belajar naik sepeda, temen sudah banyak yang punya sepeda, sepeda punya bapak kebesaran saya tidak bisa naiknya soalnya berat". Trus dijawab, tunggu ya sebentar lagi panen padi nanti bapak belikan. cium bapak dulu sini duduk sama bapak."
Masih teringat ketika itu dipeluk didekapnya... benar-benar sedih bercampur ketika setiap kali mengingatnya.
panen tiba janji yang bapak berikan tternyata benar Sepeda pun sudah ada di dalam rumah saat bangun dari tidur siang. senang sekali pada saat itu bisa belajar menaiki sepeda,
itu cerita sebelum bapak saya pergi, meninggalkan kami,
bapak pergi dari tahun 1995 - sampai sekarang belum kembali kerumah,
tapi saya mulai tahu hanya kabar dan mulai berhubungan kembali pada tahun 2006 ketika itu masih sekolah smp,

(sekarang Sudah Ku Buktikan Bahwa aku Bisa Lihat....)



To Be  Continued...

Sabtu, 01 Desember 2012

LAHAT TAMBANG BATUBARA

ICON LAHAT GUNUNG JEMPOL TEPAT DI SAMPING SAYA...
 
 

Sabtu, 05 Mei 2012

PERAYAAN ULANG TAHUN

Tak selamanya perayaan ulang tahun berakhir indah
Dirayakan dengan berbagai pesta dan hura-hura,
perayaan ulang tahun mempunyai makna dan arti tersendiri,
perayaan ulang tahun untuk sekedar mengingatkan kita,
asal usul kita, siapa yang melahirkan kita,
siapa yang menjadikan kita seperti sekarang,
yang mendidik kita menjadi orang yang berguna,
yang mengajarkan kita pentingnya hidup,
yang mengajarkan arti hidup sebenarnya,
semua orang akan berpikir bahwa dengan bersenang-senang kita berbagi kebahagian dengan sesama teman
berbagi kebahagiannya bersama-sama.
semua takkan ada artinnya tanpa orang tua yang selalu memberikan kasih sayang.
bukan orang tua yang mengajarkan kesengsaraan,
tidak orang tua yang mau anaknya hidup sengsara,
tidak ada orang tua yang mau melihat anaknya susah dan berkeluh kesah.
Ulang tahun kali ini tidak ada yang special.
dan tidak ada yang memberikan kesan yang akan ku jadikan cerita.
Indah nya pelangi tak seindah, mentari pagi yang bersinar setiap hari.
hal yang tidak mungkin kita raih cuma didalam mimpi...
mimpi panjang cuma bisa dinikmati di tidur yang abadi.

Senin, 03 Oktober 2011

ACARA KELUARGA DI DUMAI , PEKANBARU


KELUARGA DUMAI beserta W.WALIKOTA DUMAI
KELUARGA DUMAI
JEPRET BANDAR UDARA TNI AU PEKANBARU
mulai acara reog ponorogo

Sabtu, 13 November 2010

Museum Kereta Jogja

Ajibnya Jalan Ke JOGJA Sedikit Pic yang ane bagi, bwt history

Minggu, 12 September 2010

IDUL FITRI

MUN
Hari idul fitri merupakan hari yang indah untuk berkumpul-kumpul bersama keluarga.
idul fitri kali ini nothing special....

Kamis, 28 Januari 2010

Lirik Lagu FIRMAN - Kehilangan





[intro] Bm F# 3x Bm

Bm A D
Ku coba ungkap tabir ini
Em B Em
Kisah antara kau dan aku
A D
Terpisahkan oleh ruang dan waktu
Em F# Bm F#
Menyudutkanmu meninggalkanku

Bm A D
Ku merasa tlah kehilangan
Em B Em
Cintamu yang tlah lama hilang
A D
Kau pergi jauh karena salahku
Em F# Bm
Yang tak pernah menganggap kamu ada

A D
Asmara memisahkan kita
Em F# Bm
Mengingatkanku pada dirimu
A D G
Gelora mengingatkanku
Em F#
Bahwa cintamu tlah merasuk jantungku

[chorus]
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D F#
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Bm Em
Seandainya kamu bisa
A D
Mengulang kembali lagi cinta kita
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi


[interlude] Bm F# 3x Bm
D A G F#
Bm

A D
Asmara memisahkan kita
Em F# Bm
Mengingatkanku pada dirimu
A D G
Gelora mengingatkanku
Em F#
Bahwa cintamu tlah merasuk jantungku

[chorus]
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D F#
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Bm Em
Seandainya kamu bisa
A D
Mengulang kembali lagi cinta kita
Bm Em
Sejujurnya ku tak bisa
A D
Hidup tanpa ada kamu aku gila
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi
Em F# Bm
Takkan ku sia-siakan kamu lagi

[coda] Bm

Saat Ini Lagi Enak Dengerin LAgu Ini sama seperti yang KUrasakan saat ini... maklum anak muda lagi kasmaran...

Rabu, 02 Desember 2009

Dunia ini mungkin sudah Bosan Melihat Aku




Hari hari yang kulalui saat ini mulai nampak berkerikil, cobaan demi cobaan datang silih berganti. Sungguh suatu Beban hidup yang Teramat amat sangat berat. hidup di dunia ini Memang Tak semudah membalikkan Telapak Tangan, apalagi dengan Nasib Yang Saya Alami saat ini yang terjadi Krisis Keluarga. Membuat saya Seperti ini Hidup Sudah Tidak Bersemangat. PAdahal Warisan Dan peninggalan orang tua banyak sekali bahkan bisa dikatakan mapan, sebab saya ini adalah anak tunggal dari keluarga "Broken Home", orang tua saya sudah lama berpisah sejak Usia saya 6 Tahun, saat Itu Saya MAsih duduk di Bangku TK dikampung Kelahiran Saya Yaitu Ponorogo, Nggak Tw Apa Yang Ada Dalam Pikiran Orang tua saya Ketika Waktu itu Sehingga Mereka Memutuskan Untuk Berpisah Selamanya Tanpa Memikirkan NasiB Psikologi Anaknya Seperti Apa Apabila Ditinggal OLeh Orang Tua. Ayah Saya Pergi Meninggalkan Kami (ibu Dan Saya), kami menanggung beban hidup sendiri sehingga Ibu Saya Memutuskan Untuk Bekerja Keluar Negeri Ato istilah nya Menjadi TKW'. Demi Memenuhi Kebutuhan Saya Sampe saat ini saya Sudah Berumur 20 Tahun. ayah Pergi dari Rumah sejak saat itu Dan sampe sekarang Dia Tidak Kembali Lagi Berharap di Telan Bumi... , Dengar dengar kabar terakhir dari Salah Satu Tetangga kami Yang Merantau, Ayah Sudah BErkeluarga' dia Tinggal di Daerah "Dumai" Dan Mempunyai Seorang Keturunan. Mungkin banyak Orang Yang Mempunyai Nasib Seperti saya ini, semangat Hidup Yang sekarang saya rasakan Sekarang sudah redup tidak ada cahaya sama sekali yang bisa menerangi entah kenapa????? Q Berharap Semangat Hidup Q Berkobar Kembali...
Adakah Orang Yang bisa membantuku...???


advertisement