Nuffnang Advertise

Minggu, 06 September 2009

TIPs & TRIK Meningkatkan Jumlah Klik website/blog…Gratis

Sebenarnya ini adalah ini informasi yang sudah sering di bahas tapi mengingat penting dan perlu info jadi saya  posting lagi...

Jumlah Klik sangat identik dengan jumlah unik visitor, Semakin tinggi jumlah unik visitor pasti akan meningkatkan jumlah klik yang diperoleh.

Ratio rata-rata klik di banyak website/blog umumnya adalah: 0.5% s.d 1% dari jumlah unik visitor. Jika website/blog yang memiliki kunjungan unik tinggi pasti akan berpotensi meningkatkan pendapatan yang berasal dari klik unik.

TIPS dan TRIK meningkatkan jumlah visitor dan Gratis.

Cara meningkatkan jumlah unik visitor diantaranya dengan beriklan di banyak website. Beriklan yang intensif di banyak website dengan judul serta isi iklan yang tepat akan meningkatkan trafic sekaligus visitor unik ke website/bolg kita.

Bagi pemilik website/blog baik yang telah terdaftar sebagai penerbit Iklan Per Klik maupun lainnya dapat mencoba Tips & Trik-nya, dengan beriklan di website iklan gratis yang jumlahnya ratusan. Lakukan pemasangan iklan dengan mengarahkan URL di kolom isian website, ke arah website/blog kita (contoh: http://iklanPerKlik.com). Lakukan secara kontinyu dengan judul berbeda dan unik disetiap kali pemasangan untuk website yang sama serta gunakan kata-kata populer sehingga akan mudah terindex oleh berbagai search engine.

Melakukan pemasangan iklan ke berbagai website iklan satu-persatu tentu bisa memakan waktu dan menjemukan terlebih harus mengisi code captcha dimasing-masing website iklan gratis. Anda dapat mencoba dengan lebih praktis di layanan gratis SEBAR IKLAN yang juga banyak tersedia. Diatantara penyedia layanan gratis sebar iklan dan juga sebagai penerbit Iklan Per Klik antara lain:

1. Sebar Iklan Gratis dot com dengan 29 Jaringan Iklan Baris Gratis

2. Sebar Media dot com dengan 43 Jaringan Iklan Baris Gratis

3. Spy On Ad dot com dengan 62 Jaringan Iklan Baris Gratis

4. Free Ads Link dot com dengan 32 Jaringan Iklan Baris Gratis

Serta beberapa layanan sebar iklan yang berbayar, untuk mengevaluasi perkembangannya dapat menggunakan layanan ranking dunia dan nasional yaitu: Alexa.com yang sudah populer.

Ini tentu merupakan salah satu trik yang mudah dan cepat serta gratis….Mudah-mudahan informasi ini bermanfaat bagi perkembangan serta peningkatan performa website/blog anda.

Jumat, 28 Agustus 2009

Algoritma (Deskripsi) Cari tahu Yukk...

Algoritma adalah bagian inti dari suatu algoritma yang berisi instruksi atau pemanggilan
aksi yang telah didefinisikan. Komponen teks algoritma dalam pemrograman procedural
dapat berupa :
• Instruksi dasar seperti input/output, assignment
• Sequence (runtutan)
• Analisa kasus
• Perulangan
Setiap langkah algoritma dibaca dari “atas” ke “bawah”. Urutan deskripsi penulisan
menentuan urutan langkah pelaksanaan perintah.
Algoritma
input (c,d) {menerima masukan 2 bilangan c dan d}
if c < d then {operasi kondisional}
e ← a + b {e di assignment oleh nilai a dan b}
else
e ← a – b
output (e) {hasil keluaran berupa bilangan e}
 itu adalah Sebagian contoh keciL untuk bahasa Pemrogram Pengen Lebih tau LAgi tentang Bahasa Pemrograman kita Lanjut Sesi Berikutnya.....

Kamis, 20 Agustus 2009

Tujuan Penggunaan Strategi Belajar




Michel Pressley ( dalam Nur, 2000 : 7 ) menyatakan bahwa strategi belajar adalah “operator-operator kognitif meliputi proses-proses yang secara langsung terlibat dalam menyelesaikan tugas belajar.” Strategi-strategi tersebut merupakan strategi yang digunakan siswa untuk memecahkan masalah belajar tertentu. Strategi-strategi belajar merupakan strategi-strategi kognitif karena strategi-strategi tersebut lebih dekat pada hasil belajar kognitif dari pada tujuan-tujuan belajar perilaku. 

Tujuan utama penggunaan strategi belajar adalah mengajak siswa untuk belajar atas kemauan dan kemampuan diri sendiri. Siswa diharapkan menjadi pebelajar independen, strategik, dan mandiri. Seorang pebelajar mandiri atau self-regulated learner adalah pebelajar yang dapat melakukan empat hal penting sebagai berikut :
a. Mampu mendiagnosis situasi pembelajaran tertentu.
b. Memilih strategi belajar tertentu untuk menyelesaikan masalah belajar yang dihadapi.
c. Memonitor efektifitas strategi yang dipilih.
d. Termotivasi untuk terlibat dalam situasi belajar sampai masalah yang ada terpecahkan.
( Nur, 2000 : 9 ).
Lebih lanjut menurut Winne ( dalam Nur dan Wikandari, 1998 : 9-10 ), self-regulated learner adalah “seseorang yang memiliki pengetahuan tentang strategi belajar efektif dan bagaimana serta kapan menggunakan pengetahuan itu.” Lebih dari itu, self-regulated learner termotivasi oleh belajar itu sendiri, tidak hanya karena nilai atau motivator eksternal yang lain. Apabila siswa memiliki keduanya, baik strategi belajar yang efektif dan motivasi serta tekun menerapkan strategi itu maka kemungkinan sekali mereka adalah siswa yang efektif.

advertisement